19 Juli 2016

Udah Gak Perlu. Kami Orang Susah, Diberitakan pun Gak Ada Guna


BeritaDetik24 - nenek berusia 80 tahun ini hanya bisa pasrah setelah rumahnya yang berada di pinggiran rel kereta api digusur pada Januari lalu. 

Neng yang tinggal bersama suaminya setelah digusur pihak kereta api terpaksa tinggal di sela seng yang dibuat oleh suaminya.

"Saya dari Jakarta. Dulu masih sunyi di sini,"kata Neng dengan suara nyaris tak terdengar.

Pantauan BeritaDetik24, Neng terlihat sedang memasak yang kemungkinan sebagai masakan yang hendak ia dan suaminya makan. Saat Neng hendak bercerita tentang kehidupannya di usia senja, suaminya langsung datang dan mendekati BeritaDetik24.

Tanpa hendak bertanya terlebih dahulu, suami Neng langsung menghampiri BeritaDetik24, Selasa (19/7/2016) dan mengatakan kalau ia menolak untuk diwawancarai dan melarang BeritaDetik24 untuk berbicara dengan Neng.

"Udah gak perlu. Kami orang susah, diberitakan pun gak ada guna,"kata suami Neng kepada www.tribun-medan.com.

Mengetahui hal itu, BeritaDetik24 pun menghentikan bicara dengan Neng. Hal itu dikarenakan suami Neng, menunjukkan wajah tidak bersahabat.

Setelah itu, BeritaDetik24 mencoba mencari tahu dari masyarakat sekitar. Menurut informasi, Neng dan suaminya sudah tinggal di pinggiran rel kereta api lebih dari 30 tahun.

Untuk dapat makan, suami Neng bekerja sebagai tukang sampah di Kelurahan Pusat Pasar Medan pada pagi hari dan siang hari mencari barang bekas.

0 komentar: