10 Agustus 2016

Sejarah Hari Ini (10 Agustus): Laga Panas Charity Shield


BeritaDetik24 - Tidak hanya intens dalam menentukan pemenang, laga ini juga diwarnai aksi tidak sportif pemain kedua tim di Wembley


Perebutan titel Charity Shield, atau yang sekarang dikenal dengan sebutan Community Shield, biasanya tidak sepanas turnamen-turnamen bergengsi lainnya. Tapi, hal itu sama sekali tidak tercermin pada laga yang digelar 10 Agustus 1974. Pertemuan antara juara Liga Inggris Leeds United dan kampiun Piala FA Liverpool di Wembley boleh dibilang lebih dari sekadar "pertandingan pemanasan".

Bagaimana tidak, sang pemenang Charity Shield harus ditentukan lewat sudden death adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal, menyusul gol pembuka dari Phil Boersma untuk Liverppol dan Trevow Cherry yang menyamakan kedudukan bagi Leeds di menit ke-70. Setelah adu penalti periode pertama juga tak menghasilkan jawara, Leeds akhirnya memilih kiper mereka David Harvey untuk menjadi eksekutor. Sepakan Harvey melambung di atas mistar, sementara Ian Callaghan menjadi pahlawan The Reds setelah menuntaskan tugasnya dengan sempurna sekaligus membawa tim menang 6-5. 


Tapi, bukan soal dramatisnya kemenangan The Reds yang menjadi perhatian ketika itu. Pertandingan yang disaksikan 67 ribu suporter di Wembley dan menjadi laga Charity Shield pertama yang disiarkan live di televisi ini bisa dikatakan menjadi salah satu pertandingan tak terlupakan. 

Pertama, itu adalah laga terakhir Bill Shankly mengarsiteki Liverpool, sementara di sisi lain Brian Clough melakoni debut sebagai manajer Leeds. Masalahnya, sebelum didapuk mengisi kursi panas di Elland Road, Clough adalah musuh Leeds yang kerap mengkritik pelatih mereka Don Revie yang diklaim sering memainkan “sepakbola kotor”. Ironisnya, Clough malah seperti menjilat ludah sendiri. Di pertandingan sengit ini, tim yang diasuhnya justru mendapat cibiran karena dinilai bermain kotor. 

Di awal pertandingan saja, gelandang Leeds Johhny Giles sudah mendapat kartu kuning gara-gara melanggar pemain Liverpool. Ketegangan antara kedua tim kian terasa ketika midfieldersekaligus kapten Leeds Billy Bremner berulang kali menjatuhkan bintang The Reds Kevin Keegan. 

Situasi tersebut membuat Keegan frustrasi, tidak hanya kepada Bremner tapi juga kepada wasit karena membiarkan lawan leluasa bermain kasar di lapangan. Puncaknya adalah ketika akhirnya terjadi cekcok antara Bremner dan Keegan yang berujung kartu merah untuk keduanya. Kesal dengan keputusan wasit, kedua pemain itu melempar jersey mereka ke pinggir lapangan saat menuju lorong pemain. 


Karena insiden ini, dua pemain itu dijatuhi denda oleh FA masing-masing £500 dan larangan bermain tiga kali untuk Keegan dan delapan buat Bremner. Usai pertandingan Clough menyatakan kekecewaannya terhadap sikap Bremner di lapangan. 

“Perilaku Billy Bremner adalah skandal, memunculkan salah satu insiden paling populer dalam sejarah Wembley.” 

Sayang, Clough tidak bisa memantau perkembangan Bremner seterusnya, karena saat sang pemain menjalani sanksi larangan tampil, pelatih kontroversial ini di depak setelah hanya menjabat selama 44 hari di Leeds.

0 komentar: